Makanan "Sehat" yang Berkalori Tinggi

Posted by Andrew on 10:57 PM 0 comments

009832


[imagetag]

SHUTTERSTOCK

Tidak seperti yogurt biasa, frozen yoghurt tidak memiliki bakteri yang masih aktif.

Makanan "Sehat" yang Berkalori Tinggi Menjaga berat badan agar tetap seimbang memang tidak mudah. Anda perlu secara hati-hati mengontrol asupan makanan, ditambah berbagai jenis diet Anda lakukan setiap harinya. Tapi berat badan tidak juga turun. Apa penyebabnya?

Menurut Lisa Drayer, MA, RD, ahli gizi yang juga penulis The Beauty Diet & Strong, Slim, and 30!

, penyebab berat badan sulit berkurang adalah karena mungkin Anda mengonsumsi makanan yang Anda kira sehat, padahal tidak. Oleh karena itu, ia memberikan panduan jenis makanan yang baik dan yang tidak penting untuk tubuh Anda, sebagai berikut:

1. Buah kering. Camilan ini umumnya mengandung banyak kalori. Karena proses pengeringan membuat buah kehilangan banyak cairannya, sehingga gula menjadi lebih padat. Lihat saja anggur, yang ketika dikeringkan menjadi kismis. Anda masih boleh ngemil buah kering, tapi batasi porsinya maksimal seperempat cangkir saja.

2. Kacang polong dan jagung. Sayuran ini dianggap mengandung zat tepung karena memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi.

3. Alpukat. Buah ini memiliki lemak "baik", tetapi ketika Anda mengonsumsi alpukat sebagai saus cocolan seperti guacamole, maka ratusan kalori akan Anda konsumsi. Maka dari itu, konsumsi alpukat segar dalam ukuran kecil saja.

4. Frozen yoghurt: Tidak seperti yogurt biasa, frozen yoghurt tidak memiliki bakteri yang masih aktif (yang menjadi kunci dari tujuan mengonsumsi yogurt untuk menyehatkan pencernaan). Kudapan ini dapat memberikan kalori lebih banyak, bahkan lebih banyak dari es krim.

5. Smoothies. Ini mungkin tampak sehat karena bahan yang terkandung di dalamnya penuh dengan gizi, seperti susu, strawberry, blueberry, atau buah-buahan lain. Tetapi smoothies justru banyak mengandung kalori, dan gulanya bisa empat kali lebih banyak dari asupan harian yang diperlukan.

6. Energy bar. Camilan ini harus dibatasi hanya 200 kalori dalam setiap kemasannya. Kecuali jika Anda menggunakan camilan ini sebagai pengganti makanan utama. Hanya karena bentuknya mini, tidak berarti Anda bisa menikmatinya banyak-banyak!

7. Makanan bebas gluten. Gluten adalah sejenis protein yang terdapat pada gandum dan tepung. Seperti Anda ketahui, makanan yang mengandung tepung berarti mengandung karbohidrat. Namun makanan bebas gluten tidak selalu sehat, dan mungkin masih memiliki banyak kalori dari gula atau lemak yang menjadi bahan baku lain dari makanan Anda.

[sumber]